BONDO KODI, IDEMAnews-POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) tingkat Kecamatan Kodi jenjang SMP tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Camat Kodi, Benyamin Kaka (Kamis, 19 Februari 2026). Hadir Danramil 1629-02 Kodi Kapten Inf Samuel None Guba, 8 kepala sekolah dan guru pendamping dari masing-masing sekolah se-Kecamatan Kodi.

Dalam Sambutan pembukaan, Camat Kodi mengharapkan agar POPDA menjadi ajang menumbuhkan kepercayaan diri, disiplin dan sportivitas. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, Pemerintah Kecamatan Kodi akan memberikan dukungan moril dan materil sampai ke tingkat kabupaten. Lanjutnya, peserta juara di tingkat Kecamatan Kodi akan menjadi perwakilan kita semua untuk merebut kejuaraan di tingkat kabupaten. “Mereka (Peserta-red.) tidak hanya sebatas perwakilan sekolah, tapi akan menjadi peserta yang bakal bertarung mengharumkan nama Kecamatan Kodi. Karena itu gunakan kesempatan ini untuk tumbuhkan rasa percaya diri sambil terus berlatih”tambahnya.

Benyamin meyakni bahwa ketika memberi apresiasi dan penghargaan kepada sekolah dan anak-anak yang berprestasi, anak akan tumbuh dengan percaya diri dan disiplin. Mereka akan belajar serius dan terus mengembangkan talenta yang dimiliki di bidang olahraga. Dengan mereka dipilih sebagai wakil sekolah saja, tentu akan mempengaruhi semangat dan rasa percaya diri. Apalagi jika menjuarai cabang atletik yang dipertandingkan. “Karena itu, salah satu bentuk dukungan saya sebagai camat, kita akan bantu peserta atau panitia ketika mengikuti perlombaan tingkat kabupaten, tanpa harus melihat besar atau keccilnya bentuk dukungan itu. Kita tentu berharap agar pendamping mempersiapkan atletnya dengan serius sehingga ketika bertanding ditingkat kabupaten, hasilnya adalah hasil maksimal,” ungkapnya santai.
Dalam sambutannya, Danramil 1629-02 Kodi Kapten Inf Samuel None Guba mengatakan bahwa kegiatan POPDA ini tdak hanya dipandang sebagai ajang perlombaan untuk mendapatkan juara. Tetapi harus dipakai sebagai kesempatan untuk menumbuhkembangkan sikap disiplin dan sportivittas bagi peserta lomba. Lebih jauh ia menyampaikan bahwa peserta lomba yang adalah siswa/i sekolah menengah pertama, dapat menggunakan kesempatan ini untuk melatih mental dan sikap, jika berminat menjadi anggota TNI. “Siap lebih awal akan jauh lebih baik, dibanding tergesa-gesa ketika menjelang tes atau seleksi”tambahnya.

Paulinus Poma Ate, S.Ag, Kepala SMP Negeri 2 Kodi yang dipercaya sebagai Ketua Panitia/Koordinator POPDA tingkat Kecamatan Kodi mengungkapkan pelaksanaan POPDA tingkat Kecamatan Kodi untuk menjaring atlet-atlet terbaik yang mewakili Kecamatan Kodi pada POPDA tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya. “POPDA dilaksanakan selama dua hari (19-20, Pebruari 2026) di SMP Negeri 1 Kodi. Melalui POPDA kita tumbuhkan jiwa sportivitas siswa dan pendamping. Memberikan ruang bagi siswa menumbuhkembangkan minat dan bakatnya,” jelasnya.
Cabang atletik yang diperlombakan adalah lari 100 meter, lompat jauh, lempar lembing, tolak peluru dan lempar cakram putera dan puteri. Pemenang dari masing-masing cabang atletik akan ditetapkan sebagai wakil resmi Kecamatan Kodi yang berhak mengikuti POPDA tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya. “Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Somba Barat Daya Nomor: Dispora.426.2/10.a/53.18/I/2026. POPDA ini diikuti oleh 8 sekolah yakni SMP Negeri 1 Kodi, SMP Negeri 2 Kodi, SMP Negeri 3 Kodi, SMP Negeri 4 Kodi, SMP Negeri 5 Kodi, SMP Negeri 6 Kodi, SMPK Dimu Kaka, dan SMP Taman Siswa Tanjung Karoso. Sedangkan MTs Bondo Kodi tidak bisa mengikuti kegiatan ini karena terkendala ibadah puasa. Hal ini kita maklumi dan kita ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi saudara/i kita kaum Muslim,” tambah Paul.

Sejauh pantuan IDEMAnews, perlombaan lari 100 meter putera dan putri sangat seru. Masing-masing sekolah dengan pendukungnya terutama kepala sekolah dan guru pendamping (guru olahraga) memberikan support penuh bagi siswanya yang turun bertanding. Halaman tengah SMP Negeri 1 Kodi menjadi saksi bisu, riuh rendah suara masing-masing siswa memberikan dukungan semangat. Hal yang sama terjadi pada beberapa cabang atletik yang diperlombakan. Hal yang mengesankan, panitia pelaksana atau tim juri melakukan tugas sesuai aturan. Peserta yang melakukan pelanggaran lebih dari satu kali, didiskualifikasi. Atas hal ini, Poma Ate memberikan apresiasi dan berharap agar pelaksanaan tahun-tahun berikutnya semakin baik. Dengan demikian, sebagai pendidik, kita memberikan keteladanan dan memberikan perubahan mindset anak-anak. Semaksimal mungkin kita hindari kecurangan sehingga olahraga di Kecamatan Kodi apalagi tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya semakin berkembang dan diminati. “Besoknya, Jumat, 20 Februari 2026, sesudah semua cabang atletik yang diperlombakan dilaksanakan, akan ditandatangi berita acara pemenang lomba dan secara resmi diumumkan dan hasilnya akan disampaikan kepada Dinas Pemuda dan Olahraga SBD serta pihak terkait. Saya berharap esok cuaca cerah dan berjalan dengan baik seperti hari ini. Terkait syarat administrasi: Raport asli, Akte Kelahiran, KK supaya dipersiapkan secara baik, jika dibutuhkan” pungkasnya.*Yos












