BRI Peduli: 59 Mahasiswa Unika Weetebula Dapat Beasiswa

Penyerahan Secara Simbolis (12/05/2026)-Dari kiri ke kanan, Rektor Unika Weetebula Dr. Wilhelmus Yape Kii, S.Pt,M.Phil,MA; Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wula, ST; Pimpinan Sementara BRI Cabang Waikabubak Raimond Lukito Widiatmo saat serah terima secara simbolis beasiswa sebesar 150 juta untuk 50 mahasiswa Unika Weetebula

Sumba Barat Daya, IDEMAnews Senin, 12 Mei 2026 BRI Cabang Waikabubak memberikan beasiswa kepada 59 mahasiswa Universitas Katholik Weetebula sebesar Rp 150 juta rupiah yang langsung ditransfer ke masing-masing rekening mahasiswa UNIKA. Pemberian beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu ini merupakan komitmen, kepedulian dan kerja sama yang erat antara BRI Cabang Waikabubak, Universitas Katholik Weetebula dan pemerintah daerah Kabupaten Sumba Barat Daya.

“BRI berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Pada kesempatan ini, beasiswa ini merupakan tanggung jawab social sebagai kewajiban perusahaan dalam berkontribusi pada masyarakat dan lingkungan (corporate social responsibility-CSR). Dengan beasiswa ini, semoga semakin memotivasi mahasiswa meraih prestasi dan menimbah ilmu sebanyak-banyaknya di Kampus UNIKA ini, “ ungkap Raimond Lukito Widiatmo, Pejabat Sementara Pemimpin Cabang BRI Waikabubak. Lebih lanjut diungkapkan bahwa BRI Cabang Waikabubak menyalurkan bantuan kepada masyarakat dalam berbagai aspek di Kabupaten Sumba Tengah. Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Barat Daya. Pada awal tahun ini bantuan dibidang pendidikan dengan memberikan beasiswa kepada 59 mahasiswa UNIKA Weetebula yang kurang mampu.

Dengan bantuan ini, mahasiswa diharapkan mempunyai daya juang dan akses pendidikan yang memadai. Dan pasti juga meringankan tanggung jawab orang tua para mahasiswa. Mengingat selama menempuh pendidikan, mahasiswa membutuhkan dukungan keuangan yang tidak sedikit. Kita tahu bersama bahwa tidak jarang ada mahasiswa harus cuti atau tertati-tati dalam membayar SPP atau untuk memenuhi kebutuhan penunjang lain. Semoga dengan bantuan ini, akan meringankan beban yang dipikul, tambahnya. Penyerahan bantuan beasiswa tersebut dihadiri Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Ibu Ratu Ngadu Bonnu Wula, ST, Rektor UNIKA Weetebula, Dr. Wilhelmus Yape Kii, S.Pt,M.Phil,MA dan sejumlah pejabat struktural dan dosen UNIKA Weetebula.

Beberapa mahasiswa penerima beasiswa yang ditemui IDEMAnews merasa sangat senang. “Saya berterima kasih kepada BRI Cabang Waikabubak yang peduli pada kami. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya tetapi ada kesempatan ini. Ini menjadi modal untuk semangat dan selalu bersyukur. Saya tidak salah memilih kuliah di Kampus UNIKA Weetebula. Apalagi berkesempatan langsung untuk duduk melihat dan mendengarkan sambutan Ibu Ratu (Bupati SBD-Red). Sebagai perempuan saya sangat terinspirasi dengan gagasan dan kepedulian ibu bupati terhadap kami generasi muda. Salah satu ungkapannya yang mengharukan ketika sambutan, dia bilang: di pundak kalian generasi muda saya titipkan masa depan bangsa, masa depan daerah, Kabupaten Sumba Barat Daya menyongsong Indonesia emas tahun 2045. Sebagai penerima beasiswa saya bertekad untuk belajar dengan baik dan lulus tepat waktu,” ungkap mahasiswi itu percaya diri sambil lainnya setuju atas pernyataannya.

Sedangkan Ratu Ngadu Bonnu Wula, ST, Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya dalam latar belakang langit cerah di atas bukit Lendongara memberikan sapaan ikonik SBD: Maringina,maringina,maringina. Aula besar UNIKA Weetebula yang latar podiumnya adalah kaca besar tepat memunggungi bukit Lendongara dan sekitarnya. Dari dalam ruang aula kita bisa leluasa menikmati dan seolah bercengkerama di alam hijau dengan latar awan putih. Dalam keagungan alam Loura, di sisi kanan podium aula terdapat patung Kristus dan di sisi kiri Patung Bunda Maria. Dan ketika kata maringana dari Ratu Wula terucap, terdengar seperti sebuah senandung untaian doa.

“Maringina bisa dimaknai sebagai terberkati. Semoga kita semua yang hadir di sini terberkati, para mahasiswa, rector, dosen, pimpinan bank BRI, saya dan semua. UNIKA, BRI Cabang Waikabubak, Kabupaten SBD dan bangsa ini terberkati. Saya yakin semakin banyak yang terberkati, semakin banyak yang berbuat baik, pasti pembangunan di SBD semakin baik dan maju. Saya yakin UNIKA, mahasiswa UNIKA dan BRI Cabang Waikabubak sepenuhnya mendukung gerakan bersama khusus dibidang pendidikan,” ungkap Ratu Wula yang disambut dengan tepuk tangan meriah. Lalu secara bersama-sama sekali lagi merangkai tangan dan jari mirip mamoli Sumba khas sapaan salam maringina.

Lanjutnya, kolaborasi semua pihak untuk membangun SBD, membangun bangsa menyongsong Indonesia Emas 2045 membutuhkan kerja sama yang erat. Di tengah keterbatasan dan tantangan, kemiskinan dan di sisi lain komitmen pemerintah di bidang pendidikan yakni peningkatan SDM, pemerataan akses dibidang pendidikan, patut diapresiasi komitmen BRI. Saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya karena kita boleh berkolaborasi dan bergandengan tangan.

Saya bersama wakil bupati dan semuanya bergandengan tangan untuk menuntaskan komitmen kami di bidang pendidikan. Mulai minggu ini, saya berkantor di Dinas Pendidikan SBD untuk memantau langsung. Jika di sana ada benang kusut, kita langsung urai. Berbagai upaya kita lakukan. “Tahun ini dialokasikan bantuan beasiswa kepada 800 anak sekolah selain PIP atau bantuan puasat lainnya. Saya menargetkan menghasilkan 100 orang magister dan 10 orang program doctor. Kita harus dorong dan hasilkan orang muda berkualitas. Karena saya yakin, suatu saat pemuda berkualitas ini akan menyumbangkan pemikiran, tenaga dan waktu untuk Kabupaten SBD. Tahun ini 35 PAUD, 29 SD, dan 7 SMP direvitalisasi. Kita mendapat 7 buah PAUD yang akan dibangun pemerintah Pusat. Sedangkan Sekolah Rakyat akan dibangun di dekat Kantor Kecamatan Kota Tambolaka. Yang didedikasikan untuk keluarga miskin. Semua faslitas gratis diberikan oleh Negara. Sekolah Garuda akan dibangun di Kecamatan Loura. Sedangkan Sekolah Terintegrasi dibangun di Kecamatan Wesel.

“Kita berkomitmen lakukan yang terbaik terutama di bidang pendidikan. Kita akan memberikan beasiswa baik program S1 maupun S2 selain yang sekolah dokter. SBD mempunyai kekayaan luar biasa sehingga harus ditopang oleh SDM yang berkualitas. Kekayaan hasil bumi, dibidang pariwisata. Jika SDM tidak dipersiapkan dengan baik, kita hanya akan menjadi penonton. Saya berpesan kepada mahasiswa agar bersyukur dengan berkat ini (beasiswa-Red). Pada pundak kalian generasi muda saya titipkan di masa depan bangsa, masa depan daerah, Kabupaten Sumba Barat Daya menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Pergunakan uang tersebut untuk hal-hal yang mendukung studi,” pesannya. Terkait permintaan rector UNIKA agar gardu listrik bisa ditambah, Ratu Wula siap membantu agar PLN melayani kebutuhan kampus.

Sedangkan Dr. Wilhelmus Yape Kii, S.Pt,M.Phil,MA, Rektor UNIKA Weetebula menyampaikan terimakasih atas beasiswa BRI Cabang Waikabubak. Bantuan tersebut sungguh berarti untuk meringankan beban mahasiswa. “Rata-rata mahasiswa UNIKA Weetebula berangkat dari keluarga yang menginginkan putera-puterinya mengenyam pendidikan tinggi namun terkendala dalam pembiayaan. Dengan bantuan ini memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyelesaikan kuliah dengan baik. Kebanyakan mereka datang dari desa-desa sehingga kemampuan ekonomi keluarga terbatas. Sekali lagi terimakasih uluran tangan kasih dari BRI Waikabubak dan dukungan nyata dari pemerintah daerah Kabupaten Sumba Barat Daya,” ungkap rektor yang selalu rendah hati dan murah senyum. *EE-In.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *