SMP Negeri 1 Kodi Juara 1 LCC Tingkat Kecamatan Kodi

Regu Peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Jenjang SMP Tingkat Kecamatan Kodi Pose Bersama Usai Pembagian Hadiah Kejuaraan

Sumba Barat Daya, IDEMAnews—Lomba Cerdas Cermat (LCC) se-kabupaten Sumba Barat Daya di tingkat kecamatan dilaksanakan serentak pada hari Kamis, 30 Juli 2026.  LCC di Kecamatan Kodi dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kodi dan dibuka secara resmi oleh Camat Kodi, Benyamin Kaka, S.Ip. Setelah melewati persaingan yang ketat dalam sesi soal wajib dan soal lemparan, akhirnya regu SMP Negeri 1 Kodi berhasil menyisihkan pesaing terdekatnya SMP Katholik Fransiskus Asisi Dimu Kaka. Regu SMP Negeri 1 Kodi sebagai juara I berhak mewakili Kecamatan Kodi untuk tampil sebagai peserta LCC tingkat kabupaten yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 6-7 Agustus 2026.   

Sejauh IDEMA mencermati jalannya perlombaan, masing-masing regu yang tampil mewakili sekolahnya sangat percaya diri. Ruang lomba sunyi senyap, tenang meskipun ditonton oleh masing-masing guru pendamping. Pertanyaan yang dibacakan sangat jelas terdengar. Penyelenggara dan tim juri sangat professional melaksanakan tugasnya. Pertanyaan-pertanyaan dapat dijawab oleh masing-masing regu. Hanya saja beberapa jawaban regu tidak lengkap sehingga juri tetap diberikan nilai nol pada sesi soal wajib dan lemparan. Terkait jawaban yang tidak lengkap, tim juri tetap berpegang pada juknis LCC bahwa jawaban hanya benar dan salah. “Jika jawaban benar niai 100 dan jika salah nilai 0,” jelas salah satu tim juri. Aturan tersebut membuat guru pendamping bahkan kepala sekolah tahan napas dalam-dalam karena jawaban hampir benar, atau kurang tidak bisa mendapat point. Dan untuk soal lemparan menjadi keuntungan bagi regu lain.  

Lomba Cerdas Cermat di Kecamatan Kodi diikuti oleh 8 SMP yakni SMP Negeri 1, 2,3,4,5, 6 Kodi, SMP Swasta Karoso dan SMP Fransiskus Asisi Dimu Kaka. Setelah bertarung memperebutkan posisi empat (4) besar, regu SMP Negeri 1, 4, 6 Kodi dan SMPK Fransiskus Asisi Dimukaka masuk nominasi. Pada fase penentuan juara, intensitas persaingan semakin seru. Tampak jelas ketegangan di wajah masing-masing guru pendamping. Ada pertanyaan yang sebenarnya muda tetapi tidak bisa dijawab. Tetapi sebaliknya, ada soal yang kategori sulit justru bisa dijawab dengan sempurna sehingga memperoleh point. Semakin seru pada sesi soal lemparan. Karena jika soal tidak dijawab dengan benar oleh sebuah regu, maka pertanyaan dialihkan atau dilempar kepada regu lain. Regu pertama membunyikan bel yang berhak menjawab. Jika jawaban benar mendapat point 50 tetapi sebaliknya jika salah akan dikurangi 50 poin.

Dan akhirnya setelah pertarungan yang menegangkan, SMP Negeri 1 Kodi keluar sebagai juara 1. Sedangkan juara dua diraih SMP Fransiskus Dimukaka, juara 3 disabet SMP Negeri 4 Kodi dan juara 4 diduduki SMP Negeri 6 Kodi. Hasil tersebut ditetapkan oleh tim juri tanpa intervensi dan disyakan oleh pengawas sekolah, Silvester B. Malo, S.Pd. Masing-masing regu berhak membawa pulang hadiah. Kepala sekolah SMP Negeri 1 Kodi, Saverinus Kaka, S.Pd menyampaikan apresiasi kepada semua anak-anak yang terlibat dalam LCC. “Kita patut bangga karena siswa antusias. Termasuk guru pendamping. Untuk anak-anak SMP Negeri 1 Kodi yang berhasil keluar sebagai juara satu, harus lebih siap untuk mengikuti LCC tingkat kabupaten.  Kegiatan seperti ini sangat positif untuk mendukung prestasi siswa,” ungkapnya  serius.

Juri LCC jenjang SMP tingkat Kecamatan Kodi

Silvester B. Malo,S.Pd pengawas pembina SMP di wilayah Kecamatan Kodi  dalam sambutan penutupan kegiatan LCC mengungkapkan kegembiraan atas partisipasi yang luar biasa dari semua sekolah baik siswa, guru dan kepala sekolah. Ada semangat dan jiwa besar dari semua yang berparitisipasi. “Bagi yang juara, tingkatkan terus semangat belajar. Bagi siswa, sekolah yang belum berhasil masuk dalam nominasi janganlah berkecil hati. Justru kegagalan harus menjadi motivasi untuk lebih baik ke depan,” ungkapnya.  

SERIUS-Dalam jepretan lensa IDEMAnews, Ketua MKKS Kecamatan Kodi Ayub Tanggu, S.Pd (berbaju motif biru) tampak memantau regu siswa peserta LCC dari SMP Negeri 2 Kodi yang terlihat serius di hadapan monitor komputer.

Sedangkan Benyamin Kaka, S.Ip, Camat Kodi dalam sambutan pembukaannya menekankan bahwa Lomba Cerdas Cermat bukan sekedar ajang  untuk menentukan siapa yang menjadi juara. “Lebih dari itu, LCC sebagai sarana untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis,  memperluas wawasan, melatih dan membangun kepercayaan diri dan menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan  sportif. Kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya mampu secara akademi tetapi juga memiliki karakter yang baik, disiplin, jujur dan bertanggung jawab. Saya berharap melalui kegiatan ini mampu mempersiapkan generasi yang menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, masyarakat dan daerah.Saya berpesan kepada peserta agar semangat dan raihlah prestasi secara sportif,” ungkapnya.

Senada dengan Benyamin, Ayub Tanggu, S.Pd Ketua MKKS Kecamatan Kodi selaku ketua penyelenggara kepada IDEMA menyampaikan bahwa LCC sesuai petunjuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya dan koordinasi marathon dengan para kepala SMP di Kecamatan Kodi dipersiapkan secara baik. “Keberhasilan pelaksanaannya tidak terlepas dari kerja sama semua kepala sekolah dan guru. Di tengah kesibukan pada awal tahun pelajaran, kegiatan LCC berjalan lancar tanpa kendala. LCC sangat positif sebagai sarana siswa-siswi mengekspresikan diri dan mengembangkan diri. Minimal memupuk rasa percaya diri dan mendorong siswa menempah diri dalam berbagai pengetahuan. Bagi guru juga menjadi ajang evaluasi untuk meningkatkan kemampuan siswa. Khusus untuk SMP Negeri 1 Kodi yang akan bertarung di tingkat kabupaten, masih cukup waktu untuk mempersiapkan diri,” jelas Ayub.*EE-In   

Exit mobile version